Dalam beberapa tahun ini, Amed Bali berhasil bertransformasi menjadi destinasi bahari setelah sekian lama dikenali sebagai desa nelayan. Transformasi ini menjadikan kawasan tersebut sebagai tempat wisata yang menarik.
Tidak hanya menawarkan pengalaman menarik, Anda juga dapat merasakan nuansa yang tenang ketika mengunjungi Amed yang berbeda dengan kawasan Bali Selatan. Penasaran dengan Amed, Bali? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Tentang Amed, Bali

Amed terletak di kawasan pesisir timur laut Pulau Bali. Tepatnya berada di Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem. Area ini menjadi sangat populer belakangan ini, baik di kalangan turis lokal maupun asing.
Amed sendiri terkenal akan Desa Garam yang kaya akan sejarah. Produksi garam di Amed sudah dilakukan sejak abad ke-15 atau abad ke-18. Garam yang diproduksi ini menjadi persembahan kepada Raja Karangasem pada saat itu.
Produksi garam ini menjadi sumber perekonomian masyarakat, terlebih bagi petani garam lokal. Bahkan, produksi garam tradisional ini menjadi daya tarik unggulan bagi sektor pariwisata Amed dan pelestarian warisan budaya tradisional.
Karena terletak di pesisir timur laut Bali, jarak dari Denpasar ke Amed mencapai 80+ km. Perjalanan memakan waktu sekitar 2-3 jam menggunakan kendaraan, seperti mobil ataupun motor.
Jika mencari cara ke Amed dari Denpasar, menggunakan kendaraan pribadi adalah pilihan paling praktis mengingat belum adanya moda transportasi umum untuk rute tersebut.
Jika Anda merupakan solo traveler, Anda harus mengetahui informasi traveling di Bali yang terbaru terlebih dahulu. Informasi yang terupdate membantu Anda untuk memaksimalkan agenda dengan baik, terlebih jika Anda ingin mengunjungi Amed dengan waktu yang cukup efisien.
Daya Tarik Utama Amed

Wisata Amed Karangasem memiliki daya tarik tersendiri. Anda dapat melihat bentang alam indah yang membuat momen berlibur di Amed terasa sangat mengesankan dan tak terlupakan.
Dipenuhi dengan pasir hitam, kawasan pantai Amed, Bali ini terasa jauh lebih menakjubkan. Pemandangan yang ditawarkan jauh lebih indah dibandingkan dengan pasir pantai putih yang biasa ada di kawasan pantai Bali.
Anda juga dapat melakukan sport tourism di kawasan Amed. Aktivitas ini memudahkan Anda untuk melihat banyak sekali terumbu karang yang hidup di kawasan laut timur Bali yang indah.
Bahkan, Anda juga dapat menikmati sunrise di Amed, Bali. Momen ini didapatkan ketika Anda mengunjungi Gunung Agung di pagi hari yang memberikan nuansa otentik dengan momen matahari terbit.
Aktivitas Wisata di Amed

Ada banyak sekali aktivitas yang bisa dilakukan ketika mengunjungi Amed, Bali. Seluruh aktivitas ini membawa momen berlibur menjadi jauh lebih mengesankan, sehingga Anda akan memiliki momen berkesan tersendiri setelah liburan selesai.
1. Snorkeling
Anda dapat melakukan snorkeling di Amed, Bali, dan melihat keindahan biota laut di kawasan pesisir timur ini. Eksplorasi biota laut di timur laut Bali ini menjadikan pengalaman berlibur sangat berkesan.
Terdapat beberapa spot terbaik untuk melakukan snorkeling, seperti Amed Japanese Shipwreck. Di spot ini, ada kapal perang Jepang yang karam dan sudah menjadi tempat biota laut tinggal.
Bahkan, Anda juga dapat melakukan aktivitas ini di Jemeluk Bay Amed. Spot ini terkenal memiliki air yang jernih dan terumbu karang yang indah, sehingga memperkaya memori Anda dalam melihat kehidupan ekosistem bawah air.
Spot lainnya adalah Coral Garden dan Turtle Point. Di spot inilah Anda dapat melihat bagaimana terumbu karang hidup dan penyu berenang ke sana-kemari. Untuk menikmati seluruh aktivitas ini, Anda dapat memesan paket Perahu Jukung yang berkisar antara Rp 450.000 dan Rp 600.000. Paket ini sudah termasuk sewa kapal, perlengkapan snorkeling, dan pemandu lokal.
2. Diving
Diving di Amed, Bali juga menjadi aktivitas yang menyenangkan. Anda dapat melihat keindahan biota laut yang hidup di kapal milik Jepang yang sudah tenggelam. Tidak hanya itu, terdapat juga USAT Liberty Tulamben yang menjadi situs kapal tenggelam indah, 30 menit dari Amed. Kedalaman laut Amed sendiri bervariasi, dari 3 hingga 50 meter.
3. Freediving
Kondisi geografis kawasan yang unik menciptakan lingkungan nyaris sempurna bagi penyelam dari berbagai level, mulai dari pemula hingga profesional. Kondisi air di Amed, Bali, sendiri terbilang cukup tenang.
Tidak hanya itu saja, kedalaman laut di Amed terbilang mudah diakses. Beberapa puluh meter dari bibir pantai, Anda dapat menemukan kedalaman 20 hingga 40 meter. Cocok untuk melakukan freediving.
Salah satu spot terbaik untuk freediving adalah Jemeluk Bay. Aksesnya sangat mudah dan dekat dengan pantai Amed, Bali. Terdapat dinding karang menurun hingga ke dalam yang cukup untuk latihan diving di air laut yang tenang.
4. Menikmati Laut dengan Jukung
Mengarungi laut dengan Jukung, perahu cadik tradisional Bali, adalah salah satu pengalaman otentik di Amed. Jukung memberikan nuansa tradisional yang tenang dan menyatu dengan alam.
Anda dapat menikmati momen sunrise yang indah. Momen ini juga dilengkapi dengan lumba-lumba yang berenang bebas di lautan, sehingga momen menikmati matahari terbit terasa sangat luar biasa.
Menikmati laut menggunakan jukung bisa dilakukan di sore hari saat sunset. Anda dapat mengarungi laut sambil melihat keindahan langit yang berubah menjadi jingga keunguan.
Untuk menikmati momen ini, Anda harus menyiapkan budget sebesar Rp 500.000-750.000. Harga ini terbilang cukup affordable untuk mendapatkan momen berlibur di Amed. Bahkan, Anda dapat mengambil foto Gunung Agung dan Rinjani selama mengarungi laut.
5. Memancing
Wisata Amed Karangasem menawarkan pengalaman yang sangat berbeda. Anda dapat memancing dengan melempar kail ke laut. Momen inilah yang membuat Anda terlibat langsung dengan tradisi maritim masyarakat lokal.
Anda akan belajar dua teknik memancing ala Amed, Bali yang terkenal, seperti trolling (menyeret umpan) dengan menaiki jukung dan umpan diseret di belakang. Selain itu, Anda dapat melakukan bottom fishing (mancing dasar) di mana perahu berhenti di titik-titik tertentu dan Anda akan mulai memancing dengan umpan alami.
6. Bersepeda
Amed menjadi salah satu tempat yang nyaman dan aman untuk bersepeda. Lokasi ini sangat cocok bagi traveler yang ingin mendapatkan ketenangan selama liburan berlangsung.
Anda dapat menyusuri pesisir dengan santai. Momen bersepeda menjadi tidak terlupakan seiring waktu Anda menyusuri teluk-teluk di Amed, mulai dari Jemeluk, Lipah, hingga ke arah Banyuning.
7. Yoga & Spa
Tidak hanya aktivitas olahraga saja, Anda juga dapat melakukan wellness tourism. Beberapa spot di Amed cocok untuk dijadikan tempat yoga. Ini lantaran suasana di Amed terbilang cukup tenang dan jauh dari hiruk-pikuk kota.
Selain yoga, Anda juga dapat membuat janji untuk mendapatkan treatment spa yang nyaman di Amed. Harga spa di kawasan ini terbilang affordable, namun dengan kualitas pelayanan yang profesional dengan sentuhan keramahan lokal.
Kuliner di Amed Bali
Mengunjungi Amed akan terasa semakin lengkap jika Anda menikmati kuliner khas kawasan timur laut Bali ini. Mengunjungi UMKM untuk menikmati seafood menjadi bagian dari wisata berbasis alam (eco-tourism) karena menjaga keberlangsungan roda ekonomi warga lokal.
Kuliner di Amed mengajak Anda untuk menikmati bagaimana ikan disajikan dengan segar. Menu seperti mahi-mahi & tuna, ikan bakar, dan pepes ikan menjadi highlight tersendiri.
Untuk merasakan cita rasa asli Karangasem, Anda juga wajib mencoba hidangan yang menggunakan garam Amed. Produksi warga lokal ini menciptakan cita rasa yang sangat kaya, membuat kuliner sangat memorable.
Tidak hanya makanan saja, Anda juga dapat mencicipi arak asli Karangasem yang otentik. Beberapa tempat di Amed menawarkan koktail berbasis arak yang diracik secara modern.
Penginapan di Amed
Hotel di Amed, Bali, terbilang cukup bervariasi. Dimulai dari homestay yang ramah anak atau resor butik yang menawarkan kemewahan dengan pemandangan langsung ke laut dan Gunung Agung.
Beberapa homestay dapat ditemukan di sepanjang jalan utama Amed. Dari segi harga pun terbilang affordable, mulai dari Rp 150.000–2.500.000 per malam.
Namun, jika ingin menikmati momen berlibur yang lebih berkesan, Anda dapat menginap di resor dengan pemandangan ikonik. Resor ini memiliki range harga mulai dari Rp 500.000 per malam.
Waktu Terbaik Berkunjung
Anda dapat menikmati keindahan Amed di musim kemarau, antara April dan Oktober. Pada momen ini, Anda dapat menikmati snorkeling dan diving dengan nyaman karena air laut sangat tenang.
Cara ke Amed sendiri terbilang cukup mudah. Anda dapat menyewa private driver yang menyediakan akses ke kawasan tersebut. Rute utama tercepat untuk mengunjungi Amed adalah melalui By Pass Ida Bagus Mantra.
Private Driver akan mengarahkan kendaraan menuju Jalan By Pass Ida Bagus Mantra dan berjalan ke arah timur. Setelah itu, melewati Candidasa dan menuju ke Kota Amlapura. Setelah melewati dua daerah ini, Anda akan tiba di Amed. Perjalanan dari Denpasar ke Amed terbilang cukup lama, yaitu 2,5 – 3,5 jam.
FAQs
Berikut ini adalah beberapa pertanyaan umum yang sering ditanyakan oleh wisatawan sebelum berkunjung ke Amed, Bali.
1. Berapa tiket masuk Amed?
Menjadi bagian dari Kabupaten Karangasem, harga tiket masuk Amed, Bali tidak tetap. Anda hanya perlu membayar biaya parkir sekitar Rp 2.000–5.000 untuk motor dan Rp 5.000–10.000 untuk mobil.
2. Apakah aman untuk pemula?
Amed di Bali terbilang cukup aman bagi pemula. Lingkungan dengan warga lokal yang menghargai satu sama lain membuat Anda merasa nyaman selama di kawasan ini. Anda pun dapat melakukan snorkeling dan diving di kawasan air yang tenang.
3. Berapa harga sewa snorkel?
Anda dapat mempersiapkan budget sebesar Rp 450.000–600.000. Harga ini sudah termasuk sewa kapal, perlengkapan snorkeling, dan pemandu lokal yang membuat snorkeling menjadi berkesan.
Kesimpulan
Amed di Bali menjadi kawasan yang wajib dikunjungi di Bali Timur karena memiliki banyak spot menarik. Spot turis ini menjadi surga dunia bagi Anda yang ingin snorkeling atau diving untuk melihat keindahan biota laut Bali.
Setelah melihat keindahan biota laut Amed, Anda dapat beristirahat dengan nyaman di akomodasi milik Ini Vie Hospitality. Pesan penginapan impianmu sekarang dan nikmati momen berlibur yang tidak terlupakan di Pulau Dewata.






